Mengenal Tentang Alat Musik Muslim

Alat musik ternyata banyak digunakan untuk menyebarkan ajaran agama. Banyak penyebar agama yang menggunakan seni musik sebagai cara untuk menyebarkan agama karena dinilai lebih mudah dimengerti oleh semua kalangan. Dalam agama islam, kita juga bisa menemukan beberapa instrument musik yang banyak digunakan untuk menyebarkan ajaran agama islam. Apa sajakah instrument musik yang digunakan tersebut? Anda bisa mengetahuinya di bawah ini.

Alboka – Alat Tiup Kayu
Salah satu alat musik yang sangat erat dengan ajaran agama islam adalah Alboka. Instrumen musik ini sendiri merupakan instrument musik yang untuk memainkannya dengan cara ditiup. Alat ini dibuat dari bahan kayu dan banyak dikembangkan dan menyebar di jaman keemasan islam. Alboka sendiri berasal dari bahasa Arab yang artinya terompet. Pada jaman dahulu, Alboka ini banyak digunakan oleh musisi Islam kepada masyarakat Islam khususnya di Jazirah Arab. Alat ini juga sangat dikenal di beberapa Negara misalnya di Gibraltar, Portugal, Prancis, Andora, Spanyol dan lain sebagainya.
baca juga artikel alat musik ritmis
Gitar dan Kecapi
Selain Alboka, instrument musik lainnya yang juga sangat erat dengan ajaran muslim adalah Gitar dan Kecapi. Gitar ini banyak digunakan di semenanjung Iberia untuk menyebarkan ajaran muslim kepada masyarakat. Gitar tersebut kemudian dikembangkan menjadi kecapi. Ada beberapa jenis gitar yang digunakan. Gitar tersebut berbeda dalam desain dan besarnya. Selain gitar dan kecapi ada juga oud yang juga digunakan untuk menyebarkan ajaran Islam. Oud ini sendiri sangat dikenal di Andalusia dan banyak kaum musisi Islam yang juga memainkan instrument musik petik ini. Instrumen ini telah dikenal sejak 711 M. Instrumen musik memang mempunyai banyak sekali fungsi. Instrumen musik ternyata tidak hanya bisa membuat kita terhibur ketika mendengarkan bunyi yang dihasilkan namun lebih dari itu, instrument musik ternyata bisa juga digunakan untuk menyebarkan beragam ajaran agama. Selain beberapa instrument musik yang telah disebutkan di atas, kita masih bisa menjumpai beberapa instrument musik gesek yang juga digunakan untuk menyebarkan ajaran islam. Alat musik bisa digunakan untuk beragam hal positif yang ada disekitar kita.


Astronacci analisa saham yang akurat

Membuat sebuah analisa saham tidak gampang karena memerlukan ketelitian agar prediksi harga saham naik atau turun bisa di tebak dengan tepat. Untuk memperoleh analisa yang baik perlu arahan dari mentor yang berpengalaman seperti yang ada di Astronacci Indonesia. Dengan tehnik yang di berikan oleh astronacci maka akan ada dua penggabungan yaitu astrologi dan fibonacci sehingga akurasi analisa saham akan lebih efektif.

Astronacci sendiri merupakan sebuah sistem analis yang menggabungkan dua unsur analisa tadi yakni Fibonacci dan Astrologi. Dengan pengalaman yang telah lama dalam analisa saham tentunya sudah banyak dibuktikan dengan pergerakan yang sesuai prediksi. Oleh karena itu bagi Anda yang ingin membuktikan kelancaran prediksi analisa saham bisa membuktikannya dengan mengunjungi situs astronacci sehingga akan mendapat grafik yang sesuai.


Bermain forex memang sangat mudah secara teknis tetapi pada dasarnya perlu analisa yang mendalam agar Anda terhindar dari kerugian. Analisa forex diperlukan baik itu secara fundamental maupun lainnya agar investasi saham Anda berjalan sesuai harapan.

Kain Sesek, Handicraft Indonesia Khas Suku Asli Lombok

Tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya, Lombok juga kaya akan kerajinan tradisionalnya. Salah satu handicraft Indonesia khas suku asli Lombok adalah kain Sesek. Sejak ratusan tahun lalu, kain Sesek telah menjadi kebanggaan masyarakat Lombok.

Hingga saat ini, kain Sesek biasa digunakan sebagai baju adat atau hiasan. Pembuatannya pun masih menggunakan cara tradisional. Untuk menyelesaikan sehelai kain Sesek, penenun yang mayoritas dilakoni para orang tua ini, setidaknya membutuhkan waktu satu bulan. Motifnya yang rumit menjadi alasan utama lamanya proses pembuatan. Makin banyak motif yang dinginkan, makin lama pula proses pembuatannya.

Bagaimana proses pembuatan kain Sesek?
Benang merupakan bahan utama pembuatan handicraft Indonesia, kain Sesek. Benang yang digunakan berasal dari kapas putih yang sudah dibentuk rapi sebelum pemintalan dilakukan. Barulah proses pemintalan dilakukan menggunakan alat pintal berupa roda yang terbuat dari kayu. Cara pengerjaannya butuh ketelitian dan kesabaran, alat pemintal harus diputar sesuai prosedur pemintalan sehingga benang yang dihasilkan bisa panjang dan tidak putus-putus.
Selanjutnya, proses tegulung atau menggulung benang hingga membentuk. Baru mulailah proses tepina, yaitu memindahkan motif dengan benang nilon. Dalam proses menenun, penenun menggunakan berbagai macam alat tenun, di antaranya:

- Jajak: bagian depan alat tenun dengan posisi vertikal berbentuk persegi panjang disimpan pada sisi kiri dan kanan.

- Berire: alat tenun berupa batangan panjang berbentuk pipih dan berujung agak lancip yang berfungsi memberikan celah saat penenun memasukkan pengiring yang berisi benang. Ujung berire didesain sedemikian rupa agar penenun mudah dalam memasukkan dan mengeluarkan alat tersebut ke dalam pakan benang yang sedang ditenun.

- Batang jajak: dua buah kayu berbentuk balok berukuran panjang yang mengapit posisi duduk penenun dan bagian depan batang jajak adalah tempat berdirinya jajak.

- Pengiring: alat yang dipakai untuk menggulung benang hasil dari pemintalan dan menambahkan benang ketika proses menenun dilakukan.

Motif pada kain Sesek ini sangat beragam, berupa lumbung padi, hewan ternak, rumah tradisional Suku Sasak, atau aneka biota laut. Berbagai motif tersebut dipilih karena dekat kehidupan sehari-hari Suku Sasak.

Selain handmade, ada hal lain yang membuat kain Sesek ini begitu unik. Ternyata kain Sesek hanya boleh dibuat oleh kaum wanita Suku Sasak. Kenapa? Ada mitos yang mengatakan, bila lelaki yang membuat kain, maka perilaku si pembuat kain akan berubah seperti wanita.

Selain itu, keahlian para penenun kain juga dilestarikan secara turun temurun. Jadi, sejak usia belia, para ibu mengajarkan cara membuat kain kepada anak perempuannya. Inilah cara masyarakat Suku Sasak dalam melestarikan handicraft Indonesia.

Bagi Anda yang penasaran ingin tahu akan proses pembuatan kain Sesek ini, ada beberapa desa yang sebagian besar masyarakatnya adalah penenun kain. Di antaranya Desa Sade, Lombok Selatan; Desa Bayan, Lombok Selatan; dan Desa Sukarare , Lombok Tengah. Untuk harga, kain Sesek ini menawarkan kocek yang bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Tingginya harga tergantung rumit motif dan lama pembuatan kain.